Dramatisasi Puisi "Selamatkan Bumiku"

Apresiasi | 00.42 | 1komentar

DRAMATISASI PUISI “SELAMATKAN BUMIKU”

Karya: Teti Gumiati

Dramatisasi Puisi “Selamatkan Bumiku” Karya Teti Gumiati menyoroti tentang arti pentingnya setiap individu dalam upaya melestarikan bumi Indonesia dari kerusakan dan menghindari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Drama ini juga mengajak kepada generasi muda untuk melestarikan keteduhan bumi Indonesia dengan gerakan “Action Green” Melalui kepedulian generasi muda untuk melestarikan alam Indonesia.

Dramatisasi ini dimainkan oleh “Teater Pijar” dan disutradai oleh juru X dan disutradai oleh juru X Yus, Mitra instruktur Teti Gumiati dari Teater “Tanah Merah” SMAN I Baregbeg. Dengan setting kearifan lokal dalam bentuk seni kecapi, drama ini sangat tepat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran Bahasa Sastra Indonesia di SMAN I Baregbeg.


Dramatisasi Puisi "Selamatkan Bumiku"




Dramatisasi Puisi "Selamatkan Bumiku" dalam Seminar Nasional

Dramatisasi Puisi "Gersang"

Apresiasi | 00.39 | 1komentar
Dramatisasi Puisi “Gersang” karya Teti Gumiati merupakan potret buram buah tangan ulah manusia yang tidak bertanggungjawab sebagai berakhir pada ruksaknya bumi tercinta, Indonesia.

Rusaknya lingkungan telah membuat masyarakat menjadi meradang dan meratapi lingkungan yang telah ternoda oleh sikap Manusia yang tidak peduli terhadap alam Indonesia.

Pesan moral dalam drama ini adalah seruan simpatik agar melestarikan untuk jaga alam Indonesia.

Dimainkan oleh Teater Pijar dan dilaksanakan pementasanya di area Sanggar Hutan Jati, dengan latar alunan nuansa alam daerah Baregbeg, Ciamis.
Karya: Teti Gumiati

Dramatisasi Puisi "Gersang"




Musikalisasi Puisi

Apresiasi | 00.09 | 0 komentar

Musikalisasi Puisi

Musikalisasi adalah bagian dari cara berkomunikasi seorang penyair kepada khalayak atau masyarakat. Musikalisasi Puisi "HARMONI" karya Teti Gumiati memberikan peluang bagi pengembangan dan pembentukan karakter peserta didik karena sarat dengan nilai-nilai edukatif.

Sepuluh judul puisi yang telah dipilih dari buku kumpulan Puisi "Harmoni" ini menyoroti tentang kepedulian terhadap lingkungan Bumiku dan Bada Bening Mata Air.
Dalam dua Puisi tersebut terkandung pesan bahwa Indonesia adalah bumi yang kaya dengan berbagai pesona sehingga kita harus melestarikan dan menjaga bumi tercinta untuk keselamatan bersama.

Pada puisi "Simfoni" digambarkan potret keteladanan seorang Ayah yang menjadi kebanggaan anak-anaknya.

Puisi ini mengingatkan kita bahwa orangtua adalah sosok yang harus kita hormati, figur yang telah memberikan catatan sejarah dalam kehidupan anaknya.

Puisi dengan tema religius tampak jelas dalam puisi-puisi "Munajah", "Sonatha di Ujung Senja", "Catatan Kelabu", "Seuntai Tasbih", "Sang Pengembara". Puisi-puisi tersebut sarat dengan nilai-nilai relisi yang mendeskripsikan hubungan antara Manusia dengan Sang Pencipta.

Ketabahan Seorang umat mendekatkan diri pada-Nya
Tak hanya itu, Pada Puisi "Aku Ingin" dan "Bintang" diceritakan pula tentang Cinta yang kehadirannya dapat memberikan "Energi Positif" bagi orang lain.

Sepuluh judul Puisi tersebut diaransemen dengan memerhatikan pesan yang ada dalam Puisi tersebut agar harmoni antara isi Puisi dengan harmoni nada terbagan secara selaras memenuhi unsur seni. Dipopulerkan dan dibaurkan oleh kelompok Musikalisasi.

Puisi yang tergabung dalam komunitas Sanggar Hutan Jati Ciamis yaitu D'Amor dan D'Flamboyan, yang anggotanya sebagai dari SMAN I Baregbeg, hadir untuk Anda yang mencintai dunia sastra Indonesia.

Selamat bernyayi !

Silahkan Download Link dibawah ini;

01 Simponi
02 Munajah
03 Sonatha di Ujung Senja
04 Catatan Kelabu
05 Seuntai Tasbih
06 Selamatkan Bumiku
07 Pada Bening Mata Air
08 Sang Pengembara
09 Aku Ingin
10 Bintang

TV ONLINE INDONESIA

Apresiasi | 16.05 | 0 komentar